Beritalogy – HMD T21 2nd Edition resmi diperkenalkan sebagai versi penyegaran dari tablet T21 yang lebih dahulu hadir pada 2024. HMD tidak mengubah seluruh bagian perangkat. Sebaliknya, perusahaan memilih meningkatkan beberapa aspek yang cukup penting untuk penggunaan sehari-hari. Perubahan paling jelas terlihat pada RAM dan penyimpanan internal. Kini, tablet tersebut tersedia dengan RAM hingga 8 GB dan storage hingga 256 GB. Sebelumnya, HMD T21 hanya menawarkan RAM 4 GB dengan penyimpanan 64 GB atau 128 GB. Selain itu, sistem operasinya ikut mendapatkan pembaruan besar. Model terbaru sudah menjalankan Android 15 sejak pertama kali digunakan. Strategi ini membuat HMD T21 generasi kedua terasa lebih relevan tanpa harus meninggalkan fondasi perangkat sebelumnya. Bagi pengguna yang sering menyimpan aplikasi dan dokumen, tambahan kapasitas tersebut tentu menjadi peningkatan yang cukup berarti.
Baca Juga: Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro Meluncur, Bawa Pemantauan Stamina Lebih Pintar
RAM 8 GB Memberikan Ruang Lebih Besar untuk Multitasking
Peningkatan RAM menjadi salah satu daya tarik utama HMD T21 2nd Edition. HMD menawarkan model dasar dengan konfigurasi RAM 4 GB dan storage 128 GB. Sementara itu, versi tertinggi membawa RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Kapasitas RAM yang lebih besar dapat memberikan ruang tambahan ketika pengguna membuka beberapa aplikasi. Misalnya, pengguna dapat berpindah antara browser, aplikasi dokumen, dan layanan komunikasi dengan lebih nyaman. Namun, RAM besar bukan satu-satunya penentu performa. Chipset dan optimasi sistem operasi tetap memiliki peran penting. Oleh karena itu, peningkatan menjadi 8 GB lebih tepat dilihat sebagai tambahan ruang untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Selain itu, kapasitas 256 GB membuat pengguna memiliki lebih banyak tempat untuk menyimpan dokumen, aplikasi, foto, dan video. Bagi tablet yang digunakan untuk belajar maupun bekerja, kombinasi tersebut terasa lebih masuk akal untuk kebutuhan saat ini.
Storage 256 GB Masih Bisa Diperluas dengan MicroSD
Kapasitas penyimpanan yang lebih besar menjadi perubahan penting lainnya. Varian tertinggi HMD T21 2nd Edition menawarkan storage internal 256 GB. Jumlah tersebut dua kali lebih besar dibandingkan kapasitas tertinggi pada model sebelumnya. Menariknya, HMD tetap mempertahankan dukungan kartu microSD. Dengan demikian, pengguna masih dapat menambah kapasitas jika ruang internal mulai penuh. Fleksibilitas seperti ini cukup berguna karena kebutuhan penyimpanan terus meningkat. Aplikasi Android semakin besar, sementara video dan dokumen beresolusi tinggi juga membutuhkan ruang lebih banyak. Selain itu, tablet sering digunakan sebagai perangkat kedua untuk menyimpan materi belajar atau file pekerjaan. Menurut saya, mempertahankan slot microSD merupakan keputusan yang praktis. Pengguna tidak harus sepenuhnya bergantung pada penyimpanan cloud. Mereka juga memiliki pilihan untuk memperluas ruang penyimpanan sesuai kebutuhan tanpa harus mengganti perangkat.
Android 15 Membuat Sistem Operasi Terasa Lebih Segar
Selain meningkatkan memori, HMD membawa perubahan besar pada sisi perangkat lunak. HMD T21 2nd Edition sudah menggunakan Android 15 sejak pertama kali dinyalakan. Sementara itu, generasi T21 sebelumnya diluncurkan dengan Android 13. Kehadiran sistem operasi yang lebih baru membuat tablet ini terasa lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna saat ini. Pengguna juga tidak perlu langsung melakukan pembaruan sistem besar setelah membeli perangkat. Namun, versi Android bukan satu-satunya faktor yang menentukan pengalaman penggunaan jangka panjang. Kebijakan pembaruan keamanan dan dukungan perangkat lunak juga perlu diperhatikan. Semakin panjang dukungannya, semakin baik nilai perangkat untuk penggunaan beberapa tahun. Meski begitu, Android 15 tetap menjadi peningkatan penting pada model penyegaran ini. HMD tampaknya ingin membuat T21 tetap relevan tanpa melakukan perubahan besar pada desain maupun komponen utama lainnya.
Layar IPS 2K 10,36 Inci Tetap Dipertahankan
Bagian layar HMD T21 2nd Edition tidak mengalami perubahan besar. Tablet ini tetap menggunakan panel IPS berukuran 10,36 inci dengan resolusi 2K. Ukuran tersebut cukup luas untuk berbagai kebutuhan multimedia dan produktivitas ringan. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk menonton video, membaca artikel, mengikuti kelas daring, atau membuka dokumen. Resolusi 2K juga membantu menjaga tampilan teks dan gambar tetap tajam. Selain itu, layarnya mendukung penggunaan pena digital atau stylus. Dukungan tersebut memberi fleksibilitas tambahan bagi pengguna yang sering membuat catatan. Stylus juga dapat digunakan untuk memberikan anotasi pada dokumen atau melakukan aktivitas kreatif sederhana. HMD tampaknya menilai layar generasi sebelumnya masih cukup layak dipertahankan. Karena itu, perusahaan lebih memilih mengalokasikan peningkatan pada RAM, penyimpanan, dan perangkat lunak yang dampaknya lebih mudah dirasakan dalam penggunaan sehari-hari.
Unisoc T7225 Menjadi Otak HMD T21 2nd Edition
Untuk urusan performa, HMD T21 2nd Edition mengandalkan chipset Unisoc T7225. Chip tersebut bekerja bersama RAM 4 GB atau 8 GB, tergantung varian yang dipilih. Konfigurasi ini menunjukkan bahwa tablet lebih diarahkan untuk penggunaan harian daripada performa kelas flagship. Aktivitas seperti browsing, streaming, membaca dokumen, dan menjalankan aplikasi produktivitas ringan menjadi skenario yang lebih sesuai. Sementara itu, varian RAM 8 GB menawarkan ruang lebih besar untuk menjalankan beberapa aplikasi. Namun, pengguna yang membutuhkan tablet untuk pekerjaan berat tetap perlu mempertimbangkan kemampuan chipset. Sebab, kapasitas RAM besar tidak selalu berarti performa komputasi meningkat secara drastis. Keseimbangan antara chipset, RAM, dan perangkat lunak akan menentukan pengalaman sebenarnya. Oleh karena itu, HMD T21 generasi kedua terlihat lebih cocok sebagai tablet serbaguna untuk belajar, hiburan, komunikasi, dan pekerjaan ringan.
Baterai 8.200 mAh Tetap Menjadi Sumber Tenaga
HMD mempertahankan baterai berkapasitas 8.200 mAh pada generasi terbaru ini. Kapasitas tersebut sama dengan HMD T21 sebelumnya. Untuk pengisian daya, perangkat mendukung pengisian melalui kabel hingga 18 watt. Baterai berkapasitas besar menjadi penting karena HMD T21 2nd Edition membawa layar 10,36 inci beresolusi tinggi. Namun, kapasitas baterai tidak dapat langsung diterjemahkan menjadi durasi pemakaian tertentu. Banyak faktor memengaruhi konsumsi energi. Tingkat kecerahan layar, koneksi 4G, aplikasi yang berjalan, serta aktivitas pengguna dapat menghasilkan daya tahan berbeda. Meski demikian, baterai 8.200 mAh memberikan kapasitas yang cukup besar untuk kelas perangkat ini. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kecepatan pengisian 18 watt. Angka tersebut tergolong sederhana dibandingkan beberapa perangkat modern. Karena itu, proses pengisian baterai berkapasitas besar kemungkinan membutuhkan waktu yang tidak singkat.
4G LTE, NFC, dan Jack Audio Masih Tersedia
Dari sisi konektivitas, HMD T21 2nd Edition menawarkan kombinasi fitur yang cukup lengkap. Tablet ini mendukung jaringan 4G LTE sehingga pengguna dapat mengakses internet seluler tanpa selalu mencari jaringan Wi-Fi. Selain itu, tersedia Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.0. HMD juga menyertakan NFC pada perangkat tersebut. Untuk menikmati konten multimedia, tablet membawa speaker stereo. Jack audio 3,5 mm juga tetap dipertahankan. Kehadirannya dapat menjadi keuntungan bagi pengguna yang masih memakai earphone berkabel. Kombinasi tersebut membuat tablet cukup fleksibel untuk berbagai skenario. Pengguna bisa memakainya sebagai perangkat hiburan di rumah atau membawanya ketika bepergian. Meski demikian, perangkat belum menawarkan jaringan 5G. Keputusan mempertahankan 4G LTE tampaknya berkaitan dengan posisi produk yang mengutamakan keseimbangan antara fitur dan harga. Untuk penggunaan umum, koneksi 4G masih dapat memenuhi banyak kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Ahli Ungkap Alasan Kebakaran Hutan Makin Sulit Dipadamkan
Sertifikasi IP52 Memberikan Perlindungan Tambahan
Selain spesifikasi internal, HMD memberikan perlindungan dasar melalui sertifikasi IP52. Rating tersebut membuat HMD T21 2nd Edition memiliki perlindungan tertentu terhadap debu dan tetesan air. Namun, perangkat tidak dirancang untuk direndam di dalam air. Oleh sebab itu, pengguna tetap perlu berhati-hati ketika menggunakan tablet di lingkungan basah. Kehadiran rating IP52 tetap menjadi tambahan yang berguna. Tablet memiliki ukuran lebih besar dibandingkan smartphone sehingga lebih sering ditempatkan di meja atau dibawa menggunakan tas. Risiko terkena percikan ringan tentu tetap ada. Dengan sertifikasi tersebut, setidaknya perangkat menawarkan perlindungan dasar untuk situasi tertentu. Meski demikian, rating IP sebaiknya tidak dijadikan alasan untuk menggunakan perangkat secara sembarangan. Perlindungan fisik tetap memiliki batas. Penggunaan casing tambahan juga dapat dipertimbangkan jika tablet sering dibawa bepergian.
Harga HMD T21 2nd Edition Mulai Sekitar Rp2,9 Juta
Untuk tahap awal, HMD T21 2nd Edition tersedia di Nepal dengan harga perkenalan. Varian RAM 4 GB dan storage 128 GB dipasarkan seharga 24.999 rupee Nepal. Berdasarkan konversi yang digunakan saat informasi peluncuran beredar, nilainya sekitar Rp2,9 juta. Sementara itu, model RAM 8 GB dengan storage 256 GB dibanderol 26.999 rupee Nepal. Nilainya berada di kisaran Rp3,1 jutaan berdasarkan konversi serupa. Selisih harga kedua varian relatif kecil jika melihat tambahan RAM dan penyimpanan pada model tertinggi. Oleh karena itu, varian 8/256 GB terlihat lebih menarik dari sisi kapasitas. Namun, harga tersebut belum tentu menjadi acuan untuk negara lain. Pajak, nilai tukar, biaya distribusi, dan strategi pemasaran dapat membuat harga berbeda. Selain itu, HMD belum mengumumkan harga final maupun jadwal ketersediaannya secara lebih luas.
Penyegaran HMD T21 Lebih Menekankan Fungsi daripada Desain
Secara keseluruhan, HMD T21 2nd Edition merupakan penyegaran yang berfokus pada bagian praktis. HMD tidak melakukan perubahan besar pada layar, baterai, maupun desain utama. Sebaliknya, perusahaan meningkatkan RAM hingga 8 GB dan storage hingga 256 GB. Android 15 juga menjadi pembaruan yang cukup penting. Strategi ini dapat membuat tablet lebih relevan tanpa harus mengubah seluruh komponennya. Selain itu, dukungan microSD, stylus, 4G LTE, NFC, dan baterai 8.200 mAh tetap memberikan fleksibilitas. Dengan harga perkenalan mulai sekitar Rp2,9 jutaan di Nepal, perangkat ini berada pada segmen yang cukup menarik. Namun, daya tarik sebenarnya akan sangat bergantung pada harga di pasar lain. Untuk saat ini, belum ada informasi mengenai ketersediaannya di Indonesia. Jika nantinya dipasarkan dengan harga kompetitif, kombinasi RAM besar, Android 15, dan layar 2K dapat menjadi nilai jual utama tablet tersebut.
